Senin, 28 Februari 2011

This is Fallen Teen, not Vallentine

SEJARAH VALENTINE
Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir atau pejuang Kristen.Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 – 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut Claudius II dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya “From Your Valentine”

Dua ratus tahun setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Februari 496 sebagai hari Velentine.
Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.
Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 15 Februari merupakan hari raya untuk memperingati Dewi Juno, Dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa Dewi Juno adalah dewi cinta.

Pada tanggal 14 Februari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas, ia akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ‘galentine’ yang berasal dari kata galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Februari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.
Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.


PANDANGAN ISLAM TENTANG VALENTINE
Pertama, Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen terbukti dari pengukuhan Hari Valentine oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen. Bagi Muslim mengikuti Valentine tersebut adalah sama dengan mengikuti peribadatan orang Kristen, di samping itu ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen, Allah telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen.Bagimu agamamu, bagiku agamaku. QS. 109:1-6

Kedua, Valentine untuk memperingati/memuja dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, sehingga mengikuti ritual ini dapat bernilai kesyirikan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Romawi Kuno yang menyembah berhala.Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. HR. Bukhari-Muslim

Ketiga, Valentine sebagai sarana untuk mencari jodoh oleh orang-orang Eropa, mereka bertahayul bahwa kasih sayang akan mulai bersemi pada tanggal 14 Februari, tahayul adalah salah satu bentuk kesyirikan, sehingga haram hukumnya bagi umat Islam untuk mengikutinya.

Keempat, Valentine sebagai media barat telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam, mengiktui Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain. Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. HR. Ahmad

Tidak dapat dipungkiri lagi, Valentine adalah salah satu pintu masuk untuk menjadi sama dengan mereka.
Itulah jatidiri Valentine dan kedudukannya terhadap agama Islam, banyak para muda-mudi yang mengikuti Valentine hanya sekedar ikut-ikutan dan tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu Valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya, terhadap sikap para muda-mudi yang mengikut saja terhadap apa yang tidak diketahuinya, Allah SWT telah memberikan peringatan :
Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. QS. 17:36
Padahal para muda-mudi gaul sering berkata untuk memberi kesan/nilai negatif kepada temannya dengan perkataan ?sok tahu lu? ternyata mereka sendiri terhadap Valentine juga sok tahu. Wallahu alam.

NARKOBA DAN ALQUR'AN

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadanya.” (Al Ma’idah: 88). Ayat tersebut seharusnya membangunkan kita dari tidur panjang selama ini. Betapa tragisnya nasib bangsa kita akibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang semakin meningkat. Padahal pada tanggal 10 Februari 1976, Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) telah menetapkan fatwa haram terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. MUI menyatakan bahwa agama Islam melarang umatnya memasukkan sesuatu benda atau bahan yang merugikan kesehatan jasmani, akal, jiwa, dan harta benda ke dalam tubuh karena penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian, terutama di kalangan remaja. MUI pun meminta perang terhadap narkoba terus dilakukan.
Dalam Al Qur’an dipaparkan bahwa sesuatu akan menjadi buruk karena sifatnya, disebutkan dalam Surat Al A`raaf:157, “….dan menghalalkan bagi mereka segala hal yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala hal yang buruk....”. Narkoba memiliki kesamaan sifat dengan khamr, yaitu memabukkan. Dalam ayat lain disebutkan, “Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah kepada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.” (Al Baqarah : 219). Dari ayat tersebut jelas bahwa minuman keras memabukkan dan haram. Narkoba tidak hanya membuat orang menjadi mabuk tetapi juga mati. Melihat narkoba yang lebih berbahaya daripada minuman keras, maka narkoba lebih haram daripada minuman keras. “Setiap zat yang memabukkan itu khamr dan setiap zat yang memabukkan itu haram.” (HR. Abdullah Ibnu Umar). Hal yang memabukkan menyebabkan sistem saraf dan organ – organ tubuh terganggu. Pecandu akan mengalami gangguan mental yang mempengaruhi kehidupan sosialnya. Mereka akan mengalami ketergantungan pada narkoba dan menganggap tidak bisa hidup tanpa narkoba. Ketergantungan tersebut akan menimbulkan rasa sakit bila ada upaya mengurangi penggunaan atau menghentikannya. Oleh karena itu, Allah memerintahkan manusia untuk menjauhinya. “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” ( Al Maidah : 90 ).
Narkoba yang dikonsumsi pada dosis tinggi dapat menyebabkan kematian. Jumlah angka kematian pecandu narkoba pada kisaran 15.000 orang meninggal per tahun, 41 orang meninggal per hari, atau hampir 2 orang meninggal setiap jamnya. Hal ini sangat bertentangan dengan Surat Al Baqarah ayat 195, “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan…” dan ayat lain, ”Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”(An Nisa : 29). Betapa mulianya Islam dalam mengatur kehidupan umatnya. Sebagai manusia, kita harus sadar bahwa Allah sangat menyayangi hamba-Nya dan melarang umat manusia melakukan hal yang merugikan.
Narkoba tidak hanya membuat belasan ribu jiwa melayang setiap tahunnya. Berdasarkan data, narkoba juga telah membuat bangsa ini mengalami kerugian dengan biaya ekonomi berjumlah triliunan rupiah. Secara personal, seorang pecandu akan menghabiskan uangnya untuk hal – hal yang tidak bermanfaat. Sekali lagi ditegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak sesuai dengan Ail Qur’an yang menyatakan, “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” ( Al Isra’ : 26 – 27 ).
Saatnya mengisi hidup ini dengan sesuatu yang berguna, meski hanya dengan sesuatu yang kecil. Jangan pernah mencoba dan bermain dengan narkoba, semua kenikmatan sementara yang ditawarkannya adalah racun. Narkoba hanyalah barang haram yang akan menghancurkan hidup kita. Hiduplah di dunia ini seakan – akan kita orang asing atau orang yang sedang melintasi jalan. Jika memasuki waktu sore hendaknya tidak menunggu datangnya waktu pagi. Begitu pula sebaliknya. Jadilah orang yang bermanfaat karena sebaik – baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Kamis, 17 Februari 2011

Program Untuk Birena

Selama satu tahun menjadi pengurus Birena, saya menemukan banyak hal baru yang sebelumnya belum pernah saya temui. Menurut saya, Birena adalah ladang dakwah yang mulia. Alasan pertama, Birena memiliki tujuan yang mulia, yaitu mendidik anak – anak dan remaja agar mereka mengenal Islam lebih dalam. Kedua, Birena adalah bagian dari LDK Al Hurriyyah yang benar – benar membutuhkan keistiqamahan tinggi daripada departemen lainnya. Hal inilah yang bisa melatih kita untuk menjaga keistiqamahan. Selain itu, ada suatu kebahagiaan lain di Birena. Birena selalu mengadakan program bimbingan setiap minggu dan sebagai pengurus kita tidak perlu mencari peserta untuk dibimbing. Begitu banyak anak – anak dan remaja yang datang untuk menimba ilmu dari kita. Di sinilah kita akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri agar bisa memberikan yang terbaik untuk adik – adik.
Segala sesuatu tidak lepas dari kekurangan. Secara keseluruhan sistem mengajar di Birena sudah baik. Tetai tidak da salahnya jika kia melakukan perbaikan. Saya memiliki beberapa inovasi untuk Birena ke depannya :
1. Menciptakan kondisi kelas yang nyaman
Perwujudannya bisa dilakukan dengan membersihkan kelas dan merapikan barang – barang di kelas. Arsip – arsip yang memang sudah tidak dibutuhkan lagi bisa disimpan di dalam kardus dan disimpan secara rapi. Renovasi kelas juga perlu dilakukan agar pengurus dan adik – adik betah di kelas. Salah satu caranya adalah menghias dan mengecat ulang ruang kelas serta membeli alat – alat baru untuk mengganti yang sudah rusak.
2. Upgrading pengurus
Upgrading ditujukan untuk meningkatkan kualitas input pengurus dan meluruskan niat kembali untuk selalu berkontribusi di Birena. Hal ini dilakukan karena tidak menutup kemungkinan pengurus merasa jenuh dalam menjalankan tugasnya terkait dengan amanah – amanah lain dan masalah pribadi yang dialami. Selain itu dalam upgrading juga bisa diisi pelatihan agar pengurus bisa menyampaikan materi dengan menarik kepada adik – adik.
3. Penguatan ukhuwah pengurus
Mabit dan rihlah adalah salah satu cara utuk meningkatkan ukhuwah antarpengurus. Jika ukhuwah telah terbentuk maka kerja sama juga lebih mudah dilakukan, kepedulian antarpegurus akan tercipta, dan tumbuh rasa persaudaraan.
4. Memperbaiki kurikulum
Membuat presensi untuk pengurus dan adik. Jika ada pengurus yang tidak bisa hadir diharap membuat surat izin yang bisa dititipkan kepada pengurus lain yang hadir untuk arsip dan kejelasan serta mencegah adanya su’udzan terhadap pengurus yang tidak hadir tersebut. Kurikulum belajar adik – adik juga harus diperbaiki dan diperbarui secara teratur dan sistematis. Artinya, materi yang disampaikan kepada adik memiliki tingkatan yang semakin tinggi di tiap minggunya agarkapasitas adik bertambah.
5. Menjalin hubungan kerja dengan penerbit
Salah satu acara di Birena adalah reding time yang bertujuan meningkatkan minat baca adik. Jika buku – buku di perpustakaan diperbarui, minat baca adik akan bertambah karena pasti ada adik yang merasa bosan jika di perpustakaan hanya tersedia buku yang sama setiap harinya. Keuntungannya jika kita melakukan kerja sama dengan penerbit adalah bisa mendapatkan potongan harga dan bisa mendapat pasokan buku atau majalah anak – anak secara berkala. Kita juga bisa meminjamkan buku – buku di perpus untuk dibawa pulang adik – adik supaya lebih bermanfaat. Untuk pengembangan perpustakaan, perlu juga dibuat PJ perpus untuk mengatur segala mekanisme buku termasuk peminjaman.
6. Birena Product
Pembinaan kreativitas bisa dilakukan dengan membimbing adik – adik untuk menciptakan suatu produk. Di sini kita bisa melatih adik –adik untuk berkarya dan mencari penghasilan sendiri. Produk tersebut bisa dijual di BookStore atau dijual adik – adik di tempat mereka tinggal. Cara ini bisa sekaligus menjadi cara untuk membuat anak(non-Birena) tertarik masuk ke Birena.
7. Ekskul Birena
Membuat daftar – daftar ekstrakurikuler untuk adik – adik sesuai dengan minat dan bakatnya. Ekskul ini disesuaikan dengan output yang ingin dicapai oleh Birena. Ekskul ini juga berguna untuk menyiapkan adik dalam kompetisi – kompetisi yang ada. Pembinaan secara kontinu akan memberi hasil yang optimal daripada pembinaan ketika akan menghadapi kompetisi.
8. AMT adik
AMT ini bertujuan untuk memotivasi adik dan memunculkan sikap berani pada adik sehingga semua adik bisa memiliki jiwa kritis dan respon yang tinggi terhadap sesuatu. Misalnya, jika ada seorang pembin yang minta pendapat, mereka tidak hanya diam, tetapi memberi respon positif. Tentunya hal ii tidak hanya beguna di Birena saja. Tetapi juga berguna di tempat adik sekolah dan bersosialisasi.
9. Rihlah adik
Rihlah ini ditujukan untuk refreshing adik – adik. Salah satu kendala yang dihadapi untuk rihlah adalah biaya. Untuk mengatasinya, pengurus bisa memperbanyak mencari donatur.
10. Ujian Umum
Ujian ini ditujukan untuk peningkatan level adik – adik. Harapannya dengan adanya ujian, adik – adik lebih bersemangat belajar. Dari sini kita bisa memberikan apresiasi kepada adik terbaik untuk setiap tahunnya. Ujian ini juga bisa menjadi evaluasi bagi para pembina terhadap presentase keberhasilan mengajar. Jika adik banyak yang mengerti dan lulus ujian, berarti pembina sudah bisa menyampaikan materi dengan baik. Kegiatan AMT cocok dilaksanakan sebelum ujian. Untuk mendukung ujian ini, selama belajar mengajar perlu disiapkan modul untuk adik. (evaluasi : selama kegiatan Biru kebanyakan adik mencatat sehingga kurang memperhatikan dan meresapi materi)

Rantai Karbon Pertama di Kamar Baru

Ini post pertamaku, jd harap maklum klo masih acakadut gajelas ya

Hummph, hr ni tepat tgl 28 Januari 2011. Rencana pindah kosan emg udah lama, tp ru bisa kelaksana hari nii,soalny masih ada hal yang harus diurus (ceilee)..
Ok, langsung aja,, dengan semangat 45 aku dh siap2 bwt angkut2, soalnya malu uda diliatin mas fotocopian,haha..bolak balik bawa kardus, tas , ember dsb,,hohohoo
Aku nunggu temen mbil ngenet aja,download driver ceritanya, tp malah salah series,ckckck
Udah ah tu g usa dibahas, inti pokoknya di dini nihhh,
Dy tiba2 datang memanggil namaku,, “Mb Umi”,,
Senyum merekah di wajahku, dalam hati berkata “ Akhirnya bantuan datang “ hehe
Dan ternyata dia membawa berita yang tidak kuinginkan,
Dia bilang “ Nilai M****s dh keluar !”
Huwaaaa aku speechless, terus aku bilang “ Aku dapet apa?”
Dia bilang “C(sambil memperagakan dengan telunjuk dan jempol kanannya)”
Sketika aku lemes, andai ga di warnet pasti dah nangis di tempat,,
Aku mulai berpikir,kenapa bisa dapet nilai itu, percuma sekolah jauh-jauh, dibeliin ini itu buat kuliah, Ya ALLAH, serasa kejatuhan BOM!!!(lebay)

Yaudah kita pending aja sedih2annya, agenda berlanjut, angkut2 barang..hoho
Di kamar merenung, kenapa ini bisa terjadi, apa aku terlalu banyak maksiat? Kurang do’a?kurang ikhtiar?
Akhirnya share dengan seorang sahabat, banyak pesan yang ia sampaikan.
Dia bertanya, “ Apa selama ini km g ngrasa kurang ikhtiar?”
Aku jawab, “ Iya sih, kan sibuk”
“Terus gmn belajarnya?”
“Sebenernya dah tau kan kalau belajarmu itu salah?”
“Udah tahu, sejak UTS malah, tp ya mw gmn lagi, ga ada waktu buat belajar”

“Coba lihat kenapa orang A*****A yang penduduknya bukan Islam lebih berhasil daripada kaum muslimin?”
“Emang dah dari sononya pinter”, jawabku ketus
“Bukan, mereka itu lebih banyak ikhtiarnya sehingga mereka bisa sukses. Mereka ga kenal lelah untuk mencapai setiap penemuan baru”
“Iya sih”, uda mulai males ngomong
“Jadi mulai sekarang di samping berdoa km harus memperbanyak ikhtiar, pasti temen2 yang dapet nilai A itu juga ikhtiarnya tinggi”
“Tapi mereka juga kadang tidur di kelas, tp tetep aja pinter. Tapi kemaren ada yang bikin resume juga sih”?”
“Nah, km bikin gag?”
“Gag.”
Dan akhirnya aku tahu letak kesalahanku,, IKHTIAR IKHTIAR IKHTIAR